Beritaonline.co - Buat pencinta musik Indonesia, nama Slank tentu sudah nggak asing lagi.
Band rock asal Jakarta ini bukan cuma punya lagu-lagu yang melekat di telinga, tetapi juga punya perjalanan karier yang penuh cerita.
Eksistensi Slank di dunia musik Tanah Air mulai mencuri perhatian sejak era 1990-an hingga 2000-an.
Selama puluhan tahun berkarier, Slank sudah melewati banyak fase, mulai dari bongkar-pasang personel, merilis berbagai album, sampai menghadapi masalah narkoba yang sempat membuat band ini berada di titik sulit.
Cerita Slank ternyata sudah dimulai sebelum nama tersebut digunakan.
Cikal bakalnya berasal dari Cikini Stones Complex (CSC) yang berdiri pada 25 Desember 1985. Sesuai namanya, band ini punya kecintaan besar terhadap musik The Rolling Stones.
Saat itu, CSC diperkuat Bimbim di drum, Boy dan Kiki di gitar, Abi di bass, serta Uti dan Well Willy sebagai vokalis.
Namun, perjalanan CSC nggak berlangsung lama. Setelah band tersebut bubar, Bimbim kemudian mengajak sepupunya, Denny BDN, untuk membentuk grup baru bernama Red Evil.
Red Evil mulai berani membawakan lagu ciptaan sendiri dan lagu-lagu Van Halen. Gaya mereka yang cenderung santai dan “slengean” di atas panggung akhirnya menjadi inspirasi untuk nama baru.
Dari sinilah nama Slank muncul. Nama tersebut diambil dari kata “slengean”, kemudian dimodifikasi dengan huruf K supaya terdengar lebih keren.
Setelah menggunakan nama Slank, perjalanan band ini belum langsung mulus. Pergantian personel terjadi berkali-kali.
Bahkan hingga 1996, Slank tercatat sudah mengalami 14 kali perubahan personel.
Setelah melewati berbagai perubahan, formasi yang kemudian dikenal luas terdiri dari Bimbim sebagai drummer, Kaka sebagai vokalis, Ivanka sebagai bassist, Abdee sebagai gitaris, dan Ridho sebagai gitaris.
Formasi tersebut menjadi salah satu formasi paling ikonik dalam perjalanan Slank.
Keseriusan Slank di industri musik akhirnya membuahkan hasil. Band ini mulai menghasilkan sejumlah album yang kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan musik Indonesia.