hiburan

Bukan Sekadar Band, Ini Perjalanan Panjang Slank dari Nol hingga Legendaris

Selasa, 15 September 2026 | 13:45 WIB
Bukan Sekadar Band, Ini Perjalanan Panjang Slank dari Nol hingga Legendaris (beritaonline.co ilustrasi)

Beberapa album Slank di antaranya Suit-Suit... He-He (Gadis Sexy) pada 1990, Piss pada 1993, Generasi Biru pada 1994, hingga Nggak Ada Matinya pada 2013.

Popularitas Slank pun terus berkembang. Mereka nggak cuma dikenal lewat musik rock, tetapi juga karena lirik dan gaya bermusik yang dianggap dekat dengan kehidupan masyarakat.

Basis penggemarnya, Slankers, juga terus berkembang dan menjadi salah satu komunitas penggemar musik paling dikenal di Indonesia.

Di balik kesuksesan tersebut, Slank juga pernah menghadapi masa yang nggak gampang.

Para personelnya sempat terjebak dalam lingkaran narkoba. Masalah tersebut kemudian ikut memengaruhi kondisi internal band hingga terjadi perubahan besar dalam tubuh Slank.

Indra Q, Pay, dan Bongky akhirnya keluar dari band. Kondisi tersebut membuat Slank hanya menyisakan Bimbim dan Kaka.

Meski berada dalam situasi sulit, Bimbim memilih untuk nggak menyerah. Ia tetap berusaha mempertahankan Slank dan mencari personel baru.

Dari proses tersebut kemudian lahir formasi baru yang dikenal sebagai Slank Formasi 14 atau Slank 7.

Formasi inilah yang kemudian menjadi salah satu fondasi penting perjalanan Slank hingga bertahan selama puluhan tahun.

Perjalanan Slank untuk keluar dari masalah narkoba juga nggak lepas dari sosok Bunda Iffet, ibunda Bimbim.

Bunda Iffet ikut menangani manajemen sekaligus mendampingi perjalanan Slank. Dengan kesabaran dan perannya dalam mengawal para personel, Slank akhirnya berhasil keluar dari masa kelam tersebut dan kembali fokus pada musik.

Perlahan, Slank kembali bangkit dan menunjukkan bahwa perjalanan sebuah band nggak selalu mulus. Ada masa jatuh, ada masa bangkit, dan ada proses panjang untuk bisa bertahan.

Pada 2013, Slank merilis album Nggak Ada Matinya, yang hadir ketika perjalanan mereka memasuki usia 30 tahun.

Meski dinamika industri musik terus berubah dan tren musik baru bermunculan, nama Slank tetap punya tempat tersendiri di hati penggemarnya.

Buat Slankers, Slank bukan sekadar band. Perjalanan panjang, musik, dan berbagai cerita yang mereka lewati menjadi bagian dari identitas yang membuat band ini tetap dikenang.

Halaman:

Tags

Terkini