wisata

Kuta Bali Punya Sejarah Panjang, Dulu Hutan Rimba Kini Jadi Destinasi Favorit

Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB
Kuta Bali Punya Sejarah Panjang, Dulu Hutan Rimba Kini Jadi Destinasi Favorit (Beritaonline.co ilustrasi)

Namun, cerita Kuta kemudian berkembang. Kawasan ini perlahan berubah menjadi titik penting dalam aktivitas perdagangan.

Pada 1835, tercatat sekitar 40-an perahu meramaikan Pelabuhan Cautaen atau Kuta.

Perahu-perahu dari Singapura datang membawa berbagai barang dagangan, mulai dari besi, kain, hingga kebutuhan lainnya yang diproduksi di China.

Aktivitas perdagangan yang semakin ramai membuat Kuta makin strategis sebagai jalur keluar-masuk barang.

Pemerintah Hindia Belanda bersama para raja yang berkuasa di Badung akhirnya menetapkan Kuta sebagai pelabuhan definitif untuk mendukung aktivitas bongkar muat kapal-kapal asing dari Eropa maupun kawasan Asia-Pasifik.

Memasuki awal abad ke-20, aktivitas di Pelabuhan Kuta semakin meningkat.

Pada 1920-an, mulai dibangun sejumlah penginapan untuk mengakomodasi orang-orang yang datang ke kawasan tersebut.

Dari sinilah perlahan muncul perkembangan fasilitas yang kemudian menjadi cikal bakal Kuta sebagai kawasan wisata.

Seiring waktu, penginapan sederhana berkembang menjadi hotel-hotel besar. Infrastruktur wisata juga semakin lengkap dan membuat Kuta makin dikenal oleh wisatawan.

Pantainya yang indah menjadi daya tarik utama. Aktivitas seperti surfing, berjemur, menikmati sunset, hingga berjalan-jalan di sepanjang pantai kemudian menjadi bagian dari identitas Kuta.

Perjalanan Kuta benar-benar mengalami perubahan besar.

Dari kawasan hutan rimba dan pelabuhan yang ramai oleh aktivitas perdagangan, Kuta kini menjelma menjadi salah satu ikon pariwisata Bali.

Turis dari berbagai negara datang untuk menikmati pantai, mencoba surfing, berburu oleh-oleh, nongkrong, hingga menikmati suasana malam Bali.

Di balik ramainya kawasan Kuta hari ini, ternyata tersimpan cerita panjang tentang perdagangan, pelabuhan, keamanan, hingga perjalanan sejarah Bali.

Jadi, Kuta bukan cuma soal pantai dan sunset. Di balik gemerlapnya, ada sejarah panjang yang ikut membentuk Kuta sampai menjadi salah satu destinasi wisata paling dikenal di Indonesia. (Awo)

Halaman:

Tags

Terkini