Beritaonline.co - Pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus dikebut. Memasuki hari ketiga operasi SAR, Selasa (15/9), KRI Canopus resmi diterjunkan ke sektor lima untuk memperluas pencarian, termasuk menyisir area bawah laut.
KRI Canopus berangkat sejak pagi dan langsung menuju sektor lima dari total enam sektor yang sudah dibagi dalam peta pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, membenarkan pengerahan tersebut.
“Sudah. KRI Canopus pagi berangkat, sudah kita turunkan di sektor lima peta pencarian,” ujar Putu di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa.
Pencarian Nggak Cuma di Permukaan
Kalau sebelumnya pencarian banyak dilakukan dengan menyisir wilayah laut, kali ini tim SAR juga mulai memperkuat pencarian di bawah permukaan.
KRI Canopus punya sejumlah teknologi yang bisa mendukung misi tersebut, mulai dari drone bawah air, multibeam echo sounder, hingga Remotely Operated Vehicle (ROV).
Teknologi ini memungkinkan tim untuk mendeteksi dan memetakan kondisi bawah laut. Harapannya, korban maupun bagian kapal yang masih berada di dasar laut bisa lebih mudah ditemukan.
KRI Canopus juga nggak bekerja sendirian. Sejumlah kapal lain ikut dikerahkan untuk menyisir enam sektor pencarian, seperti KRI Nala, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Pulau Fani, KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN Kunyit, KAL Kumai, hingga KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan.
Ada juga KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Bouyancy Boat (RBB), KP Laksamana 7012, KP Orca 06, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhuw IX, dan TB Transcoal Pacific.
114 Korban Sudah Ditemukan
Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas mencatat 114 korban telah ditemukan.
Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sementara enam orang meninggal dunia.
Dari total korban yang sudah ditemukan tersebut, 110 orang telah tiba di Banjarmasin. Rinciannya 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.
Sementara itu, empat korban meninggal lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.
Dengan total 243 orang dalam daftar korban, masih ada 129 orang yang belum ditemukan.
Tim SAR kini terus memperluas penyisiran di enam sektor. Pengerahan KRI Canopus dengan teknologi bawah laut menjadi salah satu langkah penting untuk membuka peluang menemukan korban yang belum terdeteksi.