Beritaonline.co - Bagi sebagian orang, menjadi jurnalis terlihat seperti pekerjaan yang keren.
Bisa bertemu pengusaha, menteri, bahkan presiden. Bisa datang ke berbagai tempat, menjelajahi banyak daerah, sekaligus mendapatkan informasi yang belum tentu diketahui banyak orang.
Kelihatannya seru, bukan?
Tapi di balik kamera, mikrofon, laptop, dan berita yang tayang di media, ada cerita lain yang jarang terlihat.
Baca Juga: Dari Kaset ke Streaming, Rif Tetap Nge-Rock Lintas Zaman
Menjadi jurnalis bukan sekadar datang ke lokasi, bertanya kepada narasumber, lalu menulis berita.
Ada proses panjang, tekanan deadline, hingga tanggung jawab besar yang harus dijalani.
Apalagi kalau berita yang dikerjakan berkaitan dengan dugaan skandal, korupsi, konflik kepentingan, atau isu sensitif lainnya. Tantangannya tentu bisa jauh lebih besar.
Seorang jurnalis tidak bisa bekerja sesuka hati. Dalam menjalankan tugasnya, wartawan harus memahami dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik.
Etika tersebut mengatur banyak hal, mulai dari cara memperoleh informasi, memperlakukan narasumber, melakukan verifikasi, hingga menyajikan berita kepada publik.
Baca Juga: Drone Dicegat Dekat Mekkah, OKI Kecam Dugaan Serangan Houthi
Misalnya, ketika mengejar narasumber, wartawan tetap harus menghormati hak narasumber. Jurnalis tidak boleh memaksa seseorang untuk memberikan keterangan.
Begitu juga ketika mengambil gambar. Kehidupan pribadi narasumber tetap harus dihormati. Artinya, menjadi jurnalis bukan berarti punya tiket VIP untuk masuk ke ruang privat orang lain.
Kalau narasumber sedang santai membaca koran di halaman rumah, bukan berarti otomatis boleh difoto diam-diam hanya karena wartawan sedang mencari bahan berita.
Salah satu tantangan terbesar menjadi jurnalis adalah soal waktu.
Artikel Terkait
Kekeringan Melanda Jakarta, Pramono Pastikan Bantuan Air Tetap Jalan
BPN Kembali Disorot Usai OTT KPK, Ada Uang Rp106,3 Miliar
Kemenkes Siapkan Sistem IDRG untuk Ubah Pola Pembayaran JKN, Klaim Bakal Lebih Terukur
Drone Dicegat Dekat Mekkah, OKI Kecam Dugaan Serangan Houthi
Dari Kaset ke Streaming, Rif Tetap Nge-Rock Lintas Zaman